Saya harapkan dengan susunan direksi yang baru ini maka bisa meningkatkan keuntungan Pertamina secara signifikan,” kata Mustafa, Kamis (07/01).
Lanjutnya, dengan terjadi peningkatan maka setoran dividen Pertamina pada tahun ini bisa bertambah dibandingkan dengan tahun lalu. Apalagi, Mustafa ingin supaya ada kenaikan setoran dividen pada tahun ini ketimbang tahun lalu. Sayang, Mustafa tidak menyebutkan secara pasti berapa besar jumlah penambahan setoran dividen tersebut.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) sudah menargetkan laba bersih Perseroan 2010 menjadi Rp17triliun atau meningkat dari pencapaian laba bersih 2009 sebesar Rp15triliun.
Untuk diketahui pada 2009 kemarin, perseroan semula menargetkan perolehan laba bersih sebesar Rp30triliun, tetapi di akhir 2009 perseroan hanya mampu mendapatkan laba bersih sebesar Rp15triliun.
Beberapa faktor yang mengakibatkan penurunan laba Pertamina pada tahun lalu seperti harga minyak yang turun mencapai 37% yaitu dari US$97,02 per barel pada tahun 2008 menjadi US$61 perbarel pada tahun 2009. Kemudian faktor lainnya adalah harga bahan bakar minyak pada 2008 mencapai US$111,53 turun menjadi US$66,53 per barel. Tak ketinggalan, alpha BBM subsidi yang ikut turun dari 9% menjadi 8% ikut menjadi penyebab turunnya laba perusahaan.